Jumat, 22 Januari 2010

Untuk Calon Bidadariku

Untuk Calon Bidadariku 
 
Assalammu'alaikum Wr... Wb...

Apa kabar bidadariku? Hope u well and do take care...


Bidadariku...

Apa kabarkah kau disana?

Lelahkah kau menungguku berkelana?

Lelahkah menungguku kau disana?

Bisa bertahankah kau disana?

Tetap bertahanlah kau disana...

Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu...

Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan.
Benarkah?!
 Menunggu...

Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'

Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah

Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,

betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu

Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu

Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang

Wahai Bidadariku...

Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
 hanya bisa merindukanmu

Dan tetaplah berharap, terus berharap

Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,

Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup

Karenanya wahai bidadariku...

Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang

Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Bidadariku...
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba

Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu

Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Skenario Allah adalah skenario terbaik

Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita

Oh...Nikon D90...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar