Bagaimana Mengetahui Seseorang (Bukan) Gay?
Tentu kita kenal siapa "Ryan Jombang" yang sempet menjadi seleb dadakan karena kasusnya. Berita tentang Ryan sering dibahas oleh media (baik media cetak/elektronik). Tapi kali ini bukannya gue ingin membahas sosok Ryan Jombang. (karna beritanya emang udah basi and emang ga pentink untuk dibahas).
-----------
Tulisan diatas hanyalah pengantar dari isi tulisan dibawah. Ibarat musik, intro dulu baru reff. Pasti Anda ber-pikir (kecuali Anda memang ga punya otak) saat membaca judul di atas. Mengapa kita harus mempelajari ciri-ciri cowok gay?Penting ga seh?! Pertama, ini untuk para cewek (terutama yg sedang mencari calon suami atau selingkuhan). Katanya sih, saat ini perbandingan antara cowok dan cewek berbanding 1:5. Artinya populasi cewek di Bumi lebih banyak ketimbang cowok, tapi sungguh ironis, karena jumlah cowok gay juga semakin banyak. Umumnya cowok gay keren-keren, maka dengan mengenalinya Anda akan terhindar dari salah-taksir. Kedua, ini untuk umum: Dengan mengenalinya kita semakin sadar akan keberadaan kita ditengah pergaulan sosial yang terus berubah (berat bgt dah bahasanya). Ketiga, ya loe pikir aja sendiri. Ini memang sedikit klise, tapi kira-kira begitulah. Percayalah, tips tentang cara mengenali gay merupakan pengetahuan praktis yang berguna dalam konteks dinamika kehidupan kita (di kota besar semacam Djakarta khususnya).
"Gampang-gampang susah" memang untuk mengenali gay. Artinya memang agak susah atau sedikit mudah. Kemungkinan salah memang ada, but it's ok no problemo. Toh, permainan mengenali gay ini bukanlah kuis yang jika salah Anda akan kehilangan kesempatan unuk membawa pulang toyota alphard atau hadiah jutaan rupiah...
Pernah denger istilah hombreng? Bahasa kerennya homoseksual. Menurut dedengkot hombreng Indonesia, DR Dede Oetomo, "perjuangan kaum gay menempuh beberapa tahapan". Seperti dikutip majalah Gatra edisi 4 Oktober 2003, gembong Yayasan Gaya Nusantara ini menyebutkan, fase gerak kaum homo dari underground hingga terang-terangan. Bagi Anda yg homofobia, Anda mesti menghindari tempat-tempat yang sering menjadi titik ngumpul para cowok gay. Seperti Blok M Plaza, Kafe Ohlala Djakarta Teater, Pasar Festival. Atau di Heaven Club, sebuah diskotek khusus gay dikawasan Dharmawangsa Square, Jak-Sel. Setiap Rabu malem disini digelar Brandy Bunch, "Brandy" adalah istilah gaul untuk kata "brondong" yg acap kali juga sering disebut Campus Gay Night. Dengan mengenali sejak dini, tentu Anda tidak terjebak mengunjungi tempat-tempat yang membuat Anda merasa salah-masuk.
Sementara itu sosialisasi homo terus digencarkan, misalnya secara halus melalui tayangan teletubbies yang diperankan 4 boneka gendut. Dimana tayangan tersebut membawakan misi homoseksual lewat tokoh Tinky-Winky. "Tinky-Winky" berwarna ungu, warna kebanggaan kaum gay dan mempunyai antena segitiga terbalik dikepalanya yang merupakan simbol kebanggaan kaum gay. Sekarang ditipi-tipi kaum homo mendapat panggung promosi yang luas. Banyak kita jumpai sebagian seleb populer yang biasa mendakwahkan peran laki-laki kemayu.
Apalagi di era keterbukaan seperti sekarang ini, makin tak ada tempat bagi orang-orang yang tidak memiliki toleransi terhadap perbedaan, termasuk perbedaan orientasi seksual. Dengan kata lain, siapapun diri Anda tak akan pernah bisa lari dari homoseksualitas. Cowok gay ada dimana-mana, dan sekali lagi, Anda hanya cukup mengenalinya.
Pernahkah Anda mendengar ungkapan seperti: semua perancang busana atau penari latar (pasti) gay. Terlalu picik memang seorang perancang busana atau penari latar di bilang gay, memang terkesan terlalu menyederhanakan persoalan. Tapi jangan takut, seperti yang gue bilang tadi, memang agak susah atau sedikit mudah dalam mengenali cowok gay.
Inilah beberapa ciri yang melekat pada cowok gay: jalan sendirian di mal bersama rombongan yang semuanya cewek, pake behel warna hijau muda, pake kacamata warna ngejreng (walopun bukan kacamata minus), mengenakan tas slempang, kaos ketat dobel-dobel (terkadang aneh dan ga matching), rambut di cat high light, ekstrem-funky kesan berminyak dan mengkilap, tubuh atletis tapi gemulai, memakai kaos bertuliskan "No Ejaculation", memilih baju di departement store sambil bernyanyi-nyanyi lirih atau bersenandung menirukan lagu yang tengah diputar, jam setengah dua belas malem ada dihalte Sarinah Thamrin, kalo ngomong tidak ketinggalan mengucapkan kata "Nek!", "Bok!", "Cuapee dee!" atau menyahut "Makasiiy!" sambil matanya kedap-kedip kaya orang cacingan.
Sampai disini mungkin Anda heran dan bertanya, hanya karena berprofesi sebagai perancang busana atau memakai tas slempang seseorang bisa diidentifikasikan sebagai gay (yg bener aja!!). Sabar. Sekali lagi jangan takut salah, tapi juga jangan takut bener. Toh, Anda tentu tidak akan mendatangi yang bersangkutan dan bertanya "Loe gay?" Ingat man! Seorang gay itu lebih sadis ketimbang 23 preman tanah abang. Bisa aja saat Anda bertanya kepada yg bersangkutan, Anda akan langsung dibunuh dengan cara ditusuk-tusuk pake pisau tumpul berkarat, kemudian tubuh Anda dipotong-potong menjadi 12 bagian, sebagian tubuh Anda akan dijual dipasar untuk dijadikan campuran membuat baso dan sebagian lagi dibuang kelaut untuk makanan hiu...ck..ck..ck. Tapi kalo Anda berwajah cukup tampan dan keren, maka kejadiannya akan beda. Bisa aja Anda akan.....(silakan Anda ber-imajinasi masing-masing).
So, kalo mau disimpulkan: seorang cowok gay bisa dikenali pertama kali dan terutama (cukup) lewat penampilnnya. Cowok-cowok yang mengenakan kaos bergambar iwan fals, band-band metal, atau partai politik tertentu, atau bertuliskan nama toko bangunan, memakai jaket dekil dan bau ala tukang ojek, atau memakai sepatu khas militer hampir pasti bukan gay. Tapi, tak menutup kemungkinan bahwa mereka juga gay. Sekali lagi ingat, bila itu terjadi, sungguh ironi.
“Some people think he’s gay, but he’s actually metrosexual.” Tapi terkadang Anda akan sangat sulit membedakan antara cowok gay dan cowok metroseksual. Karna memang perbedaan keduanya sangatlah tipis sekali. Tapi sekali lagi gue ingatkan, jangan takut salah. Ciri-ciri diatas mengandung separuh kebenaran alias mencerminkan kenyataan yang sesungguhnya.
*Tulisan diatas cuma isenk disela-sela kerjaan kantor yang menumpuk dan tugas kuliah yg bikin otak gue mencret-mencret. Apabila ada yang keberatan dengan tulisan diatas. Gue mohon maap yang sekecil-kecilnya.
Februari, 2009
yudi_tukangcukurkumislele
penikmat gado-gado mpok Saroh (ini gado2 langganan gue, biasanya seminggu sekali gue menyempatkan diri untuk mampir). ga pentink bgt yak?!!! bodo amat.
Catatan pentink!!! PENTINK BANGET MALAH!!! : Gue masih normal, Oke Gue ulangin: GW MASIH NORMAL!!! gue masih laki-laki normal and tulen yang masih doyan lawan jenis. (Demi Tuhan, gue masih NORMAL!) Whuahahahahahahah...
terimakasih atas informasinya
BalasHapusmenambah wawasan banget
di tunggu informasi selanjutnya
Gampang lihat aja ig nya. Kalau pose nya lebih alay dr pd cew trs sering umbar aurat maaf pisang nya gt dan lihat followersnya. Kalau cow tulen hampir yg di follow cew tp klo gay hmm bs d lihat lah ya apalagi klo yg d follow cow berotot saya pastikan dia gay tp tipe bottom. Klo yg top beneran sulit di kenali karena hmpir mirip pria normal.
BalasHapus